bergerilya
Pagi-pagi buta
Saat mata terbangun dari tidur
Ruh ini baru kembali pada raganya
Hujan rintik menyapa Jakarta
Kubuka pintu kamar dan melihatnya
Bebauan air tanah menusuk hidung
Bergerilya aku mencari-cari
Satu potong obat
dari semua orang-orang yang kukasihi
Kemana mereka?
Bagaimana kabar semua pagi ini?
Bergerilya aku menyelusup
diantara hutan belantara
berharap menemukan sesuatu
untuk mengobati kerinduanku
Kesepian dan kesunyian lah
yang selama ini setia menemaniku
bergerilya.
-aci-
tengah desember 2006

0 Comments:
Post a Comment
<< Home